Kamis, 27 Maret 2008

Tambah Gerbong (Tulung Agung)

Lonjakan penumpang kereta api (KA) di stasiun Tulungagung selama liburan empat hari kemarin naik tiga kali lipat, sejak kamis tiket sudah habis terjual. "Diperkirakan, kenaikan mencapai seribu penumpang lebih. Persediaan tiket untuk kelas ekonomi selalu ludes terjual," ujar Kepala Stasiun Tulungagung Daop VII Supoyo.

Kenaikan itu hampir menyamai lonjakan penumpang pada libur Lebaran dan Tahun Baru. Kemarin pagi, 400 lebih tiket kelas ekonomi terjual. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat hingga melebihi penjualan tiket pada sehari sebelumnya yang mencapai 973 lembar. Padahal pada hari biasa, hanya terjual sekitar 200 tiket.

PT KAI merasa perlu menambah tiga gerbong untuk masing - masing kereta, baik kereta ekonomi jurusan Surabaya lewat Kertosono (Rapih Doho) maupun Ka jurusan Tulungagung - Surabaya lewat Malang (Penataran). Tujuannya mengurangi tingkat kepadatan di dalam KA.

Selasa, 12 Februari 2008

PERBAIKAN LANDASAN REL kERETA API (Jakarta Barat) 5/2/08


Rel Kereta Api di sekitar stasiun Rawa Buaya, Jakarta, yang menghubungkan Stasiun Rawa Buaya dengan Tanggerang ambles karena di terjang banjir pada hari selasa kemarin. Kondisi ini membuat kereta api jurusan jakarta - Tangerang tidak beroperasi.

REL Kereta api di porong ambles (SIDOARJO) 5/2/08


Jalur kereta api yang menghubungkan Surabaya dengan daerah timur dan selatan Jawa Timur kembali ambles yang disebabkan karena penurunan tanah disekitar semburan lumpur Lapindo, tepatnya di porong, Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari selasa kemarin. kondisi itu membuat kereta yang melintas harus mengurangi kecepatan.



Jalur yang mengalami penurunan yang dalamnya 5 Centimeter itu berada di Kilometer (KM) 32+700-KM 32+800. selain itu di KM 32+500-KM 33, bantalan rel kereta api terendam hujan. "Sudah tidak terhitung berapa kali rel kereta api ini turun karena penurunana tanah. setiap kali turun, kami naikkan lagi," kata Sudarsono Kepala Humas Daerah Operasi VIII Surabaya.



Seperti kemarin, saat diketahui jalur rel kereta api turun, PT Kereta api (KA) menurunkan petugas untuk memperbaiki, Namun, perbaikan tidak bisa cepat karena air menggenangi bantalan rel.



Saat rel diperbaiki, kereta api yang melintas harus bergerak dengan kecepatan rendah yaitu 5 Kilo Meter per jam supaya tidak anjlok, sedangkan kereta yang melintasi jalur itu ada sekitar 38 kereta.



Kerusakan rel kereta api yang berulang kali di porong itu menambah beban anggaran PT KA. selama Agustus 2006 - febuari 2008 PT KA Daerah Operasi VIII Surabaya dan Daop IX Jember merugi Rp 3,393 miliar.



Kerugian itu dihitung dari 13 hari perjalanan kereta api yang harus dihentikan karena rel terendam lumpur, unjuk rasa warga,atau kerusakan rel. Setiap hari perjalanan kereta api terhenti, PT KA merugi Rp 261 juta.